Tips Agar Tidak Mendengkur Atau Mengorok

By | Juli 12, 2016

54c76feaa81bb7166b8b4567 Gembeng.com kali ini akan bahas penyebab mengorok atau mendengkur, dan solusi untuk mencegah nya akan kami bahas juga disini. Mendengkur atau mengorok saat tidur ini merupakan gejala dari masalah gangguan tidur yang serius. Awalnya dengkurannya kecil lama kelamaan jika dibiarkan akan menjadi keras, semakin keras dengkuran semakin serius pula gangguan tidur yang dialaminya. Bahkan bagi teman yang tidur bersebelahan dengan si pendengkur ini akan menjadi terganggu, karena saya sendiri merasakan tidak nyamannya tidur bersebelahan dengan pendengkur. Apalagi kalo mendengkurnya seperti orang menggiling daging atau kendaraan!!

Memang banyak orang dewasa yang mengalami mendengkur akan tetepi jika mendengkur dengan keras itu harus diwaspadai. Ada anggapan masyarakat bahwa ngorok atau mendengkur itu tidur orang tersebut nyenyak. Itu anggapan yang kurang tepat karena jika kita mendengkur berarti ada sesuatu gejala penyakit yang ada di tubuh kita. Sekitar 40-50 persen orang dewasa normal mendengkur, dan yang sering mengalami mendengkur adalah kaum pria dibandingkan dengan perempuan

Tidur mendengkur atau juga disebut apnea yang terjadi saat otot leher rileks ketika tidur tetapi ada penghalang aliran udara yang masuk dari hidung ke tengorokan. Penderita apnea ini biasanya mendengkur dengan suara yang keras dan sistem pernapasannya berhenti sesaat dalam kondisi tidur, ini biasa terjadi jika sudah berumur 65 tahun. Mendengkur terjadi karena adanya getaran pada struktur pernapasan sehingga menghasilkan suara, baik lembut atau keras. Suara yang dihasilkan pun terkadang bisa begitu mengganggu indera pendengaran.

Bahaya Tidur Ngorok Mendengkur

Mendengkur saat tidur atau ngorok ini terjadi karena jatuhnya pangkal lidah di bagian belakang sehingga daerah tenggorokan yand dilewati aliran udara tertutup dan keluarnya suara berisik dari tenggorokan. Aktivitas yang dikenal juga dengan istilah ngorok ini biasanya disebabkan oleh obesitas, minuman keras, mengonsumsi obat tidur, posisi tidur tertentu, merokok, atau kelainan pada hidung dan tenggorokan. Apabila kondisi ini dibiarkan berlangsung lama akan menyebabkan kadar oksigen dalam daran menurun dan denyut nadi menjadi tidak stabil dan tidak teratur.

Ini beberapa solusi yang kami tuliskan untuk mengorok atau mendengkur

  • Ubahlah posisi tidur, dalam sebuah penelitian dengan mengubah posisi tidur posisi tidur yang terlentang itu membuat anda lebih mudah mendengkur, karena punggung kita menjadi tumpuan bisa menyebabkan pangkal lidah dan langit – langit lunak di mulut akan menutupi dinding tenggorokan. Dinding yang menyempit inilah yang akan membuat getaran di tenggorokan. Jadi mencobalah dengan posisi tidur menyamping itu akan mengurangi kebiasaan buruk mengorok.
  • Ambilah bantal yang tinggi / tempat tidur yang dapat membuat kepala lebih tinggi saat tidur itu akan membantu kamu untuk menghirup oksigen lebih banyak dan dapat mengurangi mendegkur.
  • Pertahankan jadwal tidur anda, dengan mempertahankan jadwal tubuh akan mendapatkan cukup waktu untuk istirahat. Ini merupakan salah satu cara agar tidur terpenuhi 7-8 jam untuk tidur sehat
  • Minumlah banyak air, karena air putih / air mineral ini banyak manfaat nya meski tidak berasa. Dengan mencukupi asupan air, keseimbangan dan kesehatan tubuh juga akan terjaga.
  • Berhentilah merokok dan alkohol, karena keduanya ini adalah salah satu penyebab mudah mendengkur, karena aliran pernapasan yang terkena rokok dan alkohol menjadi tidak stabil dan menyebabkan ngorok
  • 3 jam sebelum tidur jangan minum kopi dan makanan berat, karena kafein dan makanan berat itu penyebab orang menjadi insomnia, dan membuat sulit kita untuk tidur. Jika kita tertidur itu akan menyebabkan gejala mengorok atau mendengkur.

Ternyata kita baru tahu bahwa mengorok atau mendengkur itu sebenarnya adalah gejala dari penyakit. Jadi mari kita hidup sehat yah agar tidak mudah terkena penyakit, semoga artikel ini membantu, mohon maaf jika kami gembeng .com ada salah kata atau menyinggung.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *